
Foto: Kue Dange (tangkapan layar instagram @dunialoka.id)
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Jakarta
Sepanjang Jalan Trans Sulawesi Poros Makassar-Pare-Pare, Sulawesi Selatan, terdapat deretan warung yang menjajakan makanan khas Sulawesi Selatan. Warung Dange Sabah misalnya.
Warung yang menggunakan nama salah satu daerah di Malaysia itu menjajakan makanan khas Sulawesi Selatan, yakni kue dange.
Pemilik Warung Dange Sabah, Yasid, mengungkapkan penggunaan nama "Sabah" pada warungnya memiliki sejarah yang cukup panjang.
Yasid mengungkapkan kue dange adalah campuran ketan hitam, kelapa, dan gula aren atau gula merah yang diproses dengan cara sederhana, yakni dibakar di atas bara api.
Masyarakat yang melintasi Trans Sulawesi Poros Makassar – Pare-Pare merasa senang dengan hadirnya Warung Dange Sabah. Mereka mengaku kue dange merupakan kue yang enak untuk dinikmati.
Kue dange menjadi kudapan yang cocok sebagai teman secangkir kopi panas di sore hari. Rasa legitnya yang lumer di mulut dan menggoda setiap orang untuk terus mengunyah.
Editor: Redaktur TVRINews
