TVRINews, Makassar
Domino kini tidak lagi sekadar permainan di warung kopi. Di banyak daerah, permainan tradisional ini berkembang menjadi aktivitas kompetitif yang disebut sebagai “olahraga rakyat”. Meski dimainkan tanpa lapangan, domino memiliki unsur strategi, konsentrasi, dan kemampuan membaca situasi yang kuat.
Permainan ini secara turun-temurun menjadi bagian dari budaya interaksi sosial. Namun, memasuki era digital, domino mengalami evolusi baru. Dengan jumlah gamer Indonesia yang menembus 150 juta orang dan dominasi permainan mobile di atas 90 persen, domino kini hadir dalam format digital melalui platform gim seperti Higgs Games Island.
Di platform tersebut, Domino Higgs menjadi salah satu gim yang paling aktif dimainkan dan menghadirkan ruang kompetisi yang lebih luas. Para pemain bisa bertemu lawan dari berbagai daerah dan berkompetisi secara lebih serius.

Perwakilan Higgs Games Island, Ray, menyebut kekuatan domino terletak pada perpaduan identitas budaya dan karakter kompetitif.
“Domino di Indonesia itu unik. Bukan hanya permainan, tetapi bagian dari tradisi sosial. Ketika masuk ke digital, sisi kompetitifnya justru semakin terlihat,” ujarnya.
Ray menambahkan bahwa digitalisasi tidak menghilangkan ruh permainan, tetapi justru memperluas ruang bagi pemain untuk mengasah kemampuan.
“Sekarang pemain bisa bertemu lawan baru, menyusun strategi, dan bermain dengan intensitas berbeda. Dalam banyak aspek, ini sudah mendekati olahraga hanya medianya yang berubah,” kata Ray.
Transformasi ini menunjukkan bahwa batas antara hiburan dan olahraga semakin tipis. Domino, yang bertumpu pada tradisi dan kebersamaan, kini memasuki arena digital tanpa kehilangan identitasnya sebagai permainan rakyat yang kompetitif dan mudah diakses.










