TVRINews, Jakarta
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, mengapresiasi suksesnya konser tunggal musisi Mandopop legendaris Michael Wong bertajuk Lonely Planet 3.0 yang digelar di Jakarta, Sabtu, 6 Juni 2026. Menurutnya, keberhasilan konser internasional tersebut menjadi bukti bahwa industri hiburan dan seni pertunjukan Indonesia semakin diperhitungkan di tingkat global.
Irene menilai kehadiran musisi internasional papan atas di Indonesia menunjukkan daya tarik industri hiburan nasional yang terus meningkat. Selain itu, penyelenggaraan konser dengan standar internasional juga mencerminkan kesiapan ekosistem seni pertunjukan Tanah Air dalam bersaing dengan negara-negara lain.

"Kehadiran konser musisi internasional papan atas seperti Michael Wong membuktikan bahwa daya tarik industri hiburan Indonesia di mata dunia kini semakin kuat, sekaligus menunjukkan ekosistem seni pertunjukan Tanah Air yang kian matang dan berdaya saing global," ujar Irene dalam keterangan tertulis yang diterima tvrinews.com pada Minggu, 7 Juni 2026.
Konser Lonely Planet 3.0 menghadirkan tata panggung megah dengan dukungan visual LED atraktif, tata cahaya dramatis, serta sistem suara imersif.
Menurut Irene, kualitas produksi tersebut tidak hanya memberikan pengalaman hiburan yang berkesan bagi penonton, tetapi juga menjadi bukti kemampuan pekerja kreatif lokal dalam mendukung penyelenggaraan pertunjukan kelas dunia.
Lebih lanjut, Irene menegaskan bahwa industri seni pertunjukan memiliki dampak ekonomi yang luas. Kesuksesan konser berskala internasional dinilai mampu menggerakkan berbagai sektor usaha sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat.
"Industri seni pertunjukan memiliki efek pengganda yang sangat luar biasa dalam menggerakkan perekonomian masyarakat secara langsung. Suksesnya konser berskala internasional ini otomatis membuka lapangan kerja baru dan menghidupkan subsektor lain seperti perhotelan, kuliner, hingga UMKM di sekitar venue," ucapnya.
Suasana konser berlangsung meriah dan penuh nostalgia ketika ribuan penonton ikut menyanyikan lagu-lagu populer Michael Wong, seperti Fairy Tale (Tong Hua) dan First Time (Di Yi Ci).
Bagi Irene, keberhasilan acara ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara promotor dan pekerja kreatif lokal mampu menghadirkan pertunjukan berstandar internasional.
Sinergi tersebut dinilai sejalan dengan upaya Kementerian Ekraf dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat industri hiburan di Asia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif nasional.










