TVRINews, Jakarta
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar mendorong kebangkitan kembali industri seni sulap di Indonesia melalui kolaborasi dengan magician The Sacred Riana.
Irene mengatakan, seni pertunjukan sulap saat ini semakin jarang mendapatkan panggung. Padahal, seni sulap memiliki potensi untuk terus berkembang sebagai bagian dari industri kreatif sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Irene saat menerima audiensi The Sacred Riana di kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Rabu, 19 Agustus 2026.
"Oleh karena itu, mari kita berkolaborasi membangkitkan kembali seni sulap melalui ketersediaan Creative Hub Ekraf sebagai wadah kolaborasi, inkubasi bisnis, hingga peningkatan kapasitas bagi para pelaku industri kreatif," ujar Irene dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Kamis, 20 Agustus 2026.
Kemudian, Irene juga menyatakan siap menjadi penghubung untuk mengoordinasikan berbagai bentuk dukungan pemerintah dalam membangun ekosistem seni sulap yang lebih kuat dan berkelanjutan.

"Mari kita berjalan bersama dan mengoordinasikan berbagai bentuk dukungan dari Kementerian Ekraf, terutama dalam menyiapkan tempat sebagai creative hub bagi seni sulap. Terkait pembangunan ekosistem serta transparansi kebutuhan para pelaku seni, saya siap menjadi penghubung agar sinergi ini dapat langsung berjalan secara efektif," ucapnya.
Irene menilai seni sulap memiliki sejarah panjang di Indonesia, dari pertunjukan rakyat hingga panggung modern. Ekosistemnya pun mencakup berbagai pelaku, mulai dari magician, penjual alat sulap, hobbyist, hingga kolektor.
Dalam upaya menghidupkan kembali industri tersebut, Kementerian Ekraf menjajaki kolaborasi dengan The Sacred Riana, yang dinilai menjadi salah satu contoh keberhasilan talenta dan kekayaan intelektual Indonesia menembus panggung global.
The Sacred Riana sebelumnya meraih sejumlah prestasi internasional, di antaranya menjadi juara Asia's Got Talent 2017, finalis America's Got Talent Season 13, serta meraih penghargaan Les Mandrakes d'Or di Prancis.
Kolaborasi ini nantinya akan diwujudkan melalui agenda Arcana of Nusantara. Pertunjukan tersebut direncanakan digelar lima kali dalam setahun di lima kota berbeda.
Arcana of Nusantara akan melibatkan magician nasional dan internasional, seniman daerah, serta pelaku UMKM. Pertunjukan juga akan mengangkat cerita rakyat dan budaya Nusantara.










