Limbah Sisik Ikan Disulap Jadi Cuan dan Prestasi di Ajang Bergengsi, New York Indonesia Fashion Week
Writer: Arny Sinurat
TVRINews, Maluku
Siapa bilang hanya daging ikan yang bisa dimanfaatkan? di Ambon, Maluku, sisik ikan yang biasanya menjadi limbah bisa disulap menjadi pernak pernik yang bernilai ekonomis yang tinggi hingga berdaya saing di dunia internasional.
Yah, di tangan piawai Theodora Matrutty seorang dosen Universitas Pattimura, beragam kerajinan tangan, pernak pernik, hingga perhiasan bisa dihasilkan dari limbah sisik ikan.
Berawal dari usaha makanan fish and chips yang dikelolanya dulu mengantarkannya hingga ke ajang fashion international. Theodora Matrutty mengumpulkan sisik ikan awalnya sebagai wujud kepeduliannya akan lingkungan, yang mana sisik ikan dari limbah usahanya dapat mencemari lingkungan.
“Sisiknya itu kemana-mana aduh kayaknya ini mengotori lingkungan deh, saya bilang, pak kalau boleh nanti saya kumpulkan ya sisik ikannya. Saya kumpulkan pelan-pelan yang ada,” kata Theodora Matrutty, saat ditemui tvrinews.com di rumahnya, Senin, 13 Februari 2023.
Sisik ikan yang telah dikumpulkan kemudian dirangkai dengan produk lainnya hingga menghasilkan beragam produk kerajinan dan aksesoris. Kepiawaian, kesabaran, serta ketekunan sangat dibutuhkan dalam merangkai satu-persatu sisik ikan ke produk yang digunakan.
“Kalau dibilang proses pembuatan pernak pernik sisik ikan ini saya otodidak, soal pemilihan sisik saja harus betul–betul, kami tidak bisa bilang ini cantik, karena bukan kami yang pakai, karena kita berbicara mengenai taste,” ujar Theodora Matrutty.
Pengetahuan dan sense of art dari Theodora Matrutty terus berkembang seiring berjalannya waktu hingga produk yang dihasilkan juga semakin beragam produk–produk tersebut dijual dengan harga bervariasi, dari puluhan ribu hingga ratusan ribu.
“Saya langsung dapat penunjukan, produk ini langsung ada di pertunjukan di pameran terbesar se-Asia Tenggara, pergilah saya untuk pameran Inacraft, saya belajar banyak disana,” ucap Theodora Matrutty.
Kiprahnya mengenalkan limbah sisik ikan menjadi produk bernilai ekonomis membawanya melanglang buana ke berbagai daerah hingga ke luar negeri.
Memadukan kearifan lokal khas Maluku membawa nama Maluku di dunia internasional, prestasi dan penghargaan juga diukir dari pemanfaatan limbah sisik ikan.
Semangat dan kreativitasnya mengantarkan Theodora Matrutty tampil di dunia fashion show yang bergengsi yaitu salah satunya di New York Indonesia Fashion Week di Negeri Paman Sam, Amerika dan beragam event lainnya
Editor: Redaktur TVRINews
