
dok. TVRI
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Purwakarta
Abon jantung pisang mungkin masih terdengar asing bagi sebagian orang, tetapi inovasi kuliner dari Desa Cibukamanah, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, ini mulai menarik perhatian. Produk unik berbahan dasar jantung pisang kepok ini dibuat oleh para ibu rumah tangga setempat di bawah binaan Kepala Desa Eni Kurniati.
Dalam sehari, para pelaku UMKM mampu mengolah hingga 50 kilogram jantung pisang untuk menghasilkan abon yang gurih dan kaya rasa. Ketua UMKM Desa Cibukamanah, Nita, mengungkapkan bahwa meski produksi abon jantung pisang baru berjalan dua bulan, permintaan terus meningkat. Saat ini, pemasarannya bahkan telah menjangkau Kabupaten Karawang dan Bekasi.
Bahan baku jantung pisang kepok sendiri mudah diperoleh karena banyak warga setempat yang menanamnya. Dalam proses produksi, jantung pisang diolah bersama berbagai bumbu seperti lengkuas, bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, santan, penyedap rasa, gula putih, cabai rawit merah, dan minyak goreng.
Abon jantung pisang tersedia dalam dua varian rasa, yaitu original dan pedas. Produk ini dikemas dalam dua ukuran yaitu 50 gram seharga 10.000 rupiah per pouch dan 120 gram seharga 25.000 rupiah per toples.
Selain abon jantung pisang, UMKM Desa Cibukamanah juga menghasilkan beragam produk kuliner lainnya, seperti abon ikan patin, minuman teh Serli, kerupuk petai, keripik sukun, keripik talas, roti mencrang dalam berbagai varian, serta raginang terasi.
Editor: Redaktur TVRINews
